Newsflash
Perencanaan pembangunan yang disusun pemerintah tidak lepas dari data yang dihasilkan BPS. Data inflasi yang secara bulanan dihasilkan dan angka pendapatan nasional yang disusun secara triwulanan adalah penyumbang yang signifikan dalam kebijakan ekonomi makro jangka pendek dan menengah, bahkan jangka panjang. Selain itu, dalam menentukan Dana Alokasi Umum (DAU) ke daerah, pemerintah telah memutuskan untuk menggunakan formula yang sebagian komponennya adalah data yang berasal dari BPS, yaitu jumlah penduduk, indeks kemahalan konstruksi (IKK), PDRB per kapita, dan indeks pembangunan manusia (IPM). |
| Sensus Penduduk Indonesia 2010 |
|
|
|
| Written by Administrator | ||||||||||||||||||
| Wednesday, 03 February 2010 16:54 | ||||||||||||||||||
|
Indonesia kini sedang mempersiapkan sensus penduduk modern yang keenam yang akan diselenggarakan pada tahun 2010. Sensus-sensus penduduk sebelumnya diselenggarakan pada tahun-tahun 1961, 1971, 1980, 1990 dan 2000.
Menurut Sensus Penduduk 2000, penduduk Indonesia berjumlah sekitar 205.1 juta jiwa, menempatkan Indonesia sebagai negara ke-empat terbesar setelah Cina, India dan Amerika Serikat. Sekitar 121 juta atau 60.1 persen di antaranya tinggal di pulau Jawa, pulau yang paling padat penduduknya dengan tingkat kepadatan 103 jiwa per kilometer per segi. Penduduk Indonesia tahun 2010 diperkirakan sekitar 234.2 juta. Dalam Sensus Penduduk 2010 (SP2010) yang akan datang diperkirakan akan dicacah penduduk yang bertempat tinggal di sekitar 65 juta rumahtangga. Untuk keperluan pencacahan ini akan dipekerjakan sekitar 600 ribu pencacah yang diharapkan berasal dari wilayah setempat sehingga mengenali wilayah kerjanya secara baik. Pencacah dilatih secara intensif selama tiga hari sebelum diterjunkan ke lapangan. Dalam SP2010 akan diajukan sekitar 40 pertanyaan mengenai: kondisi dan fasilitas perumahan dan bangunan tempat tinggal, karakteristik rumahtangga dan keterangan individu anggota rumahtangga. Format dan isi daftar pertanyaan atau Kuesioner SP2010 disusun dengan mempertimbangkan rekomendasi PBB yang relevan serta dapat diterapkan di lapangan.
|
||||||||||||||||||
| Last Updated on Thursday, 04 February 2010 21:20 |







